Persiapan Merakit PC
Hardware Merakit PC

Persiapan Sebelum Merakit PC | Pengalaman Saya yang Merarik

Persiapan Sebelum Merakit Komputer – Hallo sobat praktisi, minggu lalu adalah pengalaman saya yang paling berkesan yaitu, pengalaman saya yang pertama kali merakit komputer. Di umur saya yang ke-22 tahun, dengan menyandang Gelar Sarjana Komputer, namun baru pertama kali nih saya merakit komputer, maklum saja guys tahu sendiri lah berapa biaya komponen komputer sampai jutaan rupiah. Dengan biaya yang tidak sedikit, saya harus menyisihkan tiap uang gaji bulanan saya yang tidak banyak, dan Alhamdulillah rencana mulia diakhir tahun 2016 ini tercapai sudah guys, Amin..

Oke langsung saja, saya akan berbagi pengalaman saya pada sobat praktisi sekalian. Langkah awal yang harus kalian ketahui adalah sebagai berikut :

Teliti Daya Listrik Rumah/Kost

Nah ini harus sobat ketahui dari awal sebelum merakit komputer, Karena saya pernah mengalami hal yang demikian, ketika saya sudah selesai merakit komputer, namun daya listrik tidak mencukupi, ini akan menimbulkan kerusakan pada komputer, baik Harddisk, Motherboard dan komponen lain. Sebaik-baiknya merek komponen yang anda beli jika keadaan listrik rumah anda sering kali mati tetap komponen komputer anda akan cepat rusak.

Solusi : Sediakan UPS

UPS singkatan dari (Uninterruptible Power Supply), berfungsi seperti lampu emergency yang disaat listrik mati lampu tersebut akan tetap menyala dengan bantuan daya cadangan. UPS sendiri juga demikian, ketika listrik mati, komputer kita tidak akan langsung mendadak mati, karena didalam UPS terdapat daya cadangan untuk komputer kita tetap hidup selama beberapa menit, Sehingga kita dapat mematikan komputer kita dengan prosedur yang benar (Shutdown), komponen komputer kita juga akan aman dari serangan listrik yang mati mendadak.

Teliti Kebutuhan Anda Sebelum Membeli Komponen

Penargetan kebutuhan sangatlah penting, dengan ini biaya yang dikeluarkan untuk merakit satu unit PC dapat diukur dan di optimalkan. Sebaiknya anda membuat keputusan terlebih dahulu spesifikasi komputer seperti apa yang akan kalian buat. Apakah komputer Gaming ? Apakah komputer kantor biasa ? Apakah komputer khusus programmer ? Khusus Desainer ? Semua memiliki kebutuhan komponen yang berbeda-beda.

Jika anda ingin merakit komputer khusus Game, anda harus mengeluarkan biaya lebih banyak, karena Game membutuhkan spesifikasi komputer yang tinggi. dalam komputer game, yang penting spesifikasi VGA mendukung.

Jika anda seorang desainer, video editing, photo editing, photographer dan lain-lain yang berhubungan dengan grafik, anda dapat memilih tipe processor AMD bukan Intel, untuk mendukung tampilan grafis yang anda buat.

Jika anda seorang programmer, anda tidak harus merakit komputer dengan spesifikasi yang terlalu tinggi intel core 2 duo / core i3 sudah cukup, karena programmer tidak membutuhkan komputer yang hebat, yang dibutuhkan adalah tingkat berpikir yang hebat.

Jika anda ingin proses copy file atau transfer data yang cepat, sebaiknya anda tidak menggunakan tipe harddisk HDD, tapi menggunakan SSD, walaupun harganya selangit.

Membeli Casing PC

Casing PC
Casing PC

Ketika kalian sudah menentukan kebutuhan dan spesifikasi apa yang akan kalian rakit, kalian bisa langsung membeli komponen-komponen komputer, saran saya belilah casing PC terlebih dahulu, karena ini komponen yang paling murah, jika ongkos kalian tidak begitu banyak tidak usah membeli casing yang baru, paling bagus, bermerek, yang penting dapat digunakan saja sudah cukup, casing PC second rata-rata dibandrol dengan harga 90 ribu kebawah. karena essensi nya casing hanyalah wadah komponen komputer saja, tidak ada peran fungsional yang begitu vital.

Namun memilih casing tidak dapat se sederhana itu, kembali lagi kita kepada point yang diatas yaitu analisa dahulu kebutuhan kita, karena jika anda ingin memasang banyak komponen komputer pada casing pc kita, seperti DVD-Room, Floopy, dan lain-lain pastikan slot pada casing pc tersedia.

Membeli PSU

PSU Komputer
PSU Komputer

PSU atau singkatan dari power supply unit adalah hardware yang berfungsi merubah arus AC (Arus listrik rumah kita) ke DC (arus listrik yang dibutuhkan untuk perangkat komputer lain). Power supply mempunyai dua jenis, yaitu Pure dan Tidak Pure, Pure artinya daya (watt) keluaran PSU sama persis dengan yang ada di label PSU, namun PSU yang tidak Pure biasanya daya yang dihasilkan hanya setengah dari yg ada di label PSU.

Harga PSU yang pure relatif lebih mahal, berkisar 300 ribu – 1 juta rupiah tergantung merek. Jika PSU yang tidak pure harga paling tinggi 100 ribu sudah dapat. Namun yang terpenting adalah bukan masalah banyak atau sedikit daya keluarannya, bukan masalah mahal atau tidak nya PSU, bermerek atau tidaknya PSU, yang menjadi masalah adalah

Apakah daya di rumah kita dapat mengangkat daya yang dibutuhkan pada PSU ? 

Ini merupakan pengalaman saya yang pernah terjadi ketika saya sudah membeli PSU yang bermerek, PSU Pure, karena memang ongkos saya ada, dan saya secara idealis ingin merakit komputer dengan perangkat yang bermerek semua. Namun apa yang terjadi ? dengan kebutuhan daya hanya 380 – 400 watt, ternyata listrik di kos saya tidak dapat mengangkat perangkat tersebut. Akhirnya saya memutuskan untuk membeli PSU lagi yang murah dan tidak pure, alias daya keluaran asli sekitar 225 watt. Ternyata semua yang berkualitas tidak pasti cocok.

Masih fokus kepada PSU, kebutuhan daya (watt) komputer kita juga bergantung pada banyak nya komponen komputer yang akan kita rakit, semakin banyak komponen yang ada semakit banyak pula kebutuhan daya (watt) yang diperlukan, sebaiknya sebelum kalian perhitungkan dahulu kebutuhan daya listrik yang diperlukan, sudah terdapat banyak media yang menyediakan fitur untuk menghitung kebutuhan watt pada komputer yang akan dirakit termasuk website official merek-merek komputer seperti www.asus.com, gigabyte, msi dan sebagainya.

Membeli Motherboard

Motherboard PC
Motherboard PC

Menurut saya Motherboard itu adalah sebuah papan yang terdapat rakitan-rakitan komponen elektronik, berfungsi sebagai media penghubung antar komponen komputer seperti processor, RAM, VGA, HARDDISK sehingga membentuk satu kesatuan fungsi tertentu. Ini adalah komponen yang wajib anda beli sesudah membeli PSU, terdapat bermacam-macam merek dan seri dari motherboard, jenis-jenis motherboard juga menentukan jenis Processor, RAM, dan komponen lain, INGAT !! Jenis Motherboard Juga Menentukan Jenis Komponen lain Seperti RAM & Processor. So, jangan sampai salah membeli ya guys, teliti dahulu spesifikasi apa yang akan kita rakit.

 

Membeli CPU / Processor

Processor PC
Processor PC
Kipas Processor
Kipas Processor
Memasang Processor
Memasang Processor

 

 

 

 

 

Kalian sudah pasti tahu dan sangat familiar dengan jenis-jenis Processor seperti Intel dan AMD, Dalam kasus ini saya hanya ingin membahas processor intel saja, untuk AMD, saya tidak begitu paham. Processor sangat menentukan cepat atau lambatnya pemrosesan data pada komputer kita, bisa dibayangkan processor seperti otak manusia, semakin canggih spesifikasi processor semakin cepat pula pemrosesan data. Intel merintis generasi tiap processor dari generasi pertama, sampai sekarang generasi ke – 7, Dibawah ini adalah cara membaca Label Processor Intel.

Cara Mudah Membaca Nama Processor Intel
Label Processor
Dikutip Dari : cronosal.web.id
Saya ambil contoh nama processor di atas. Intel Core i7-6700K, angka 6 setelah merek adalah Generasi processor. Saat ini processor iSeries telah mencapai generasi ke-6 yang lebih cepat dibanding generasi sebelumnya.
Lalu bagaimana dengan angka 700?
Angka 700 ini merupakan nomor SKU. Nomor ini semacam strata pada keluarga processor, makin tinggi angkanya maka menandakan ia keluaran yang lebih baru dan cenderung memiliki performa lebih baik.
Misalnya saja processor Intel Core i3-3240 dengan Intel Core i3-3250.
Sekilas hanya berbeda satu angka saja, tetapi dari situ sudah bisa dilihat perbedaannya. Intel Core i3-3240 diperkenalkan pada 2012, sedangkan i3-3250 diperkenalkan tahun 2013.
Huruf terakhir yakni huruf “K” memiliki arti unclocked yang berarti processor tersebut bisa di-overclock.
Huruf terakhir ini sangat banyak jenis dan ragamnya sehingga tidak mungkin untuk dibahas dalam posting ini satu per satu.
Tetapi sobat bisa mengenalinya di halaman resmi Nomor Processor Intel.
Disana ada beragam merek processor, beserta nomor, hingga huruf akhir produk yang dijelaskan secara singkat, termasuk dengan contoh processornya

To be Continue

Praktisi Komputer
Magister Teknik Informatika, 22 Tahun, Skill : Programming Web, Mobile, Dekstop, Internet Marketing & Optimasi
http://praktisikomputer.com

Leave a Reply